Tol Serang Panimbang Persingkat Waktu Tempuh Menuju Tanjung Lesung

Avatar
Foto: Tol Serang Panimbang Persingkat Waktu Tempuh Menuju Tanjung Lesung

Landasan.id – Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga tengah berprogres membangun Jalan Tol Serang–Panimbang (Serpan) di Provinsi Banten yang menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sekaligus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung dan juga Taman Nasional Ujung Kulon. Tol ini diproyeksikan akan selesai pembangunannya pada tahun 2024.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Wahyu Supriyo Winurseto, saat mengisi acara Podcast Dijten Bina Marga menyampaikan bahwa keberadaan Jalan Tol Serpan ini diharapkan dapat mempermudah akses barang maupun jasa menuju Tanjung Lesung sehingga dapat menarik minat investor untuk ikut mendukung terbentuknya KEK Tanjung Lesung.

“Tol Serang–Panimbang menghubungkan tiga Kabupaten di Provinsi Banten, yaitu Kabupaten Serang, Lebak, dan Pandeglang. Tol ini dapat mempersingkat waktu tempuh menjadi sekitar 3-4 jam dari yang sebelumnya memakan waktu 6-7 jam,” ujarnya.

Dengan terhubungnya jalan tol yang melintasi tiga kabupaten ini, tak hanya sebagai penghubung KSPN Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon, melainkan juga akan semakin meningkatkan konektivitas dan sektor produktif, seperti sektor industri, barang, dan jasa yang tersambung dengan Tol Jakarta-Merak.

Wahyu menambahkan, Tol Serang-Panimbang membentang sepanjang 83,67 Km dengan total biaya konstruksi mencapai lebih dari Rp  15 Triliun. Jalan tol tersebut terbagi menjadi tiga seksi. Seksi I (Serang–Rangkasbitung) sepanjang 26,5 Km, Seksi II (Rangkasbitung–Cileles) sepanjang 24,17 Km, dan Seksi III (Cileles-Panimbang) sepanjang 33 Km. Untuk Seksi I sudah beroperasi sejak 2021 sementara Seksi II dan III masih dalam tahap konstruksi.

“Seksi I dan II merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), sementara untuk Seksi III merupakan porsi pemerintah. Untuk yang di Seksi 3 ini dibagi menjadi dua fase, fase satu saat ini sedang masa konstruksi sementara fase dua baru akan dimulai. Targetnya, ruas ini akan rampung di tahun 2024,” terang Wahyu.

Pembangunan Jalan Tol Serpan merupakan salah satu proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol sebagai Penanggung Jawab Pekerjaan Konstruksi (PJPK). Ruas Tol Serang–Panimbang ini diinisiasi oleh pemerintah dan ditawarkan kepada pihak swasta atau biasa dikenal dengan istilah solicited.

Sebagai informasi, untuk pengguna transportasi kereta api, tol yang terbentang dari Serang menuju Panimbang ini memiliki beberapa pintu tol dipertengahannya, seperti di Cileles dan Rangkasbitung yang terintegrasi dengan transportasi umum lainnya.

Di Kota Rangkasbitung terdapat Stasiun yang telah terintegrasi dengan KRL Commuter Line tujuan Tanah Abang Jakarta dan Kereta Lokal tujuan Pelabuhan Merak.

Sumber : Website Resmi kementerian PUPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *