Investasi Durian di Parigi Moutong Menguat, DPRD Minta Semua Pihak Jaga Iklim Usaha

Ketua DPRD Kab. Parigi Moutong, Alfres M Tonggiroh, M.Si. /Foto: FB

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfres Tonggiroh, mengapresiasi peran aktif Kamar Dagang dan Industri (KADIN) bersama Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (APDURIN) dalam mendorong investasi serta mempromosikan komoditas durian sebagai salah satu potensi unggulan daerah hingga menembus pasar internasional.

Menurut Alfres, berbagai langkah yang dilakukan kedua organisasi tersebut dinilai turut membantu pemerintah daerah memperkenalkan durian Parigi Moutong ke pasar global. Bahkan, upaya promosi yang dilakukan mulai membuka akses pasar hingga ke Tiongkok, sehingga nama Parigi Moutong perlahan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil durian berkualitas.

Ia menilai pengembangan komoditas durian tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya para petani durian di Parigi Moutong.

“Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan harus memberikan ruang investasi yang sehat dan kondusif. Apalagi jika investasi tersebut bersifat jangka panjang, tentu perlu kita dorong dengan memberikan kemudahan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku,” ujar Alfres saat ditemui, Sabtu (14/03/2026).

Alfres menegaskan bahwa kehadiran investor menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam pengembangan komoditas unggulan seperti durian yang saat ini mulai dilirik pasar internasional.

Terkait dinamika yang sempat mencuat sebelumnya, termasuk laporan Panitia Kerja (Panja) DPRD, Alfres menilai hal tersebut tidak seharusnya menjadi penghambat masuknya investasi di Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, setiap persoalan yang muncul harus disikapi secara bijak dan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola investasi di daerah agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah agar tetap aman dan kondusif, sehingga para investor memiliki rasa aman dan kepercayaan untuk menanamkan modalnya di Parigi Moutong.

Dalam kesempatan itu, Alfred turut menegaskan bahwa peran KADIN dalam mendorong dunia usaha dan investasi merupakan bagian dari fungsi kelembagaan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.

Sementara itu, APDURIN dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat sektor hulu perkebunan durian, terutama melalui pendampingan kepada petani dalam meningkatkan kualitas produksi serta membangun ekosistem perkebunan yang berkelanjutan.

“Kerja-kerja seperti ini tentu bukan hal yang sederhana. KADIN berperan dalam penguatan dunia usaha dan investasi, sementara APDURIN bekerja langsung bersama para petani. Karena itu saya sangat mengapresiasi kontribusi kedua organisasi tersebut dalam mendorong pengembangan durian sebagai komoditas unggulan Kabupaten Parigi Moutong,” tegasnya.

Alfres berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, KADIN, dan APDURIN dapat terus diperkuat agar pengembangan durian Parigi Moutong benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *