Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas keberhasilan ekspor perdana durian beku dari Parigi Moutong ke pasar internasional. Ia menilai langkah tersebut sebagai awal lahirnya kekuatan ekonomi baru berbasis komoditas unggulan daerah.
Menurut Anwar Hafid, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para petani, pelaku usaha, serta dukungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) beserta seluruh jajarannya yang telah berupaya maksimal hingga pengiriman perdana dapat terealisasi.
“Saya mengucapkan sukses besar di bidang ekonomi kepada Ketua Kadin dan seluruh jajarannya yang sudah berusaha sedemikian rupa. Kita doakan semoga usaha ini berkah. Berkah itu tidak akan ada habisnya,” ujar Gubernur saat pelepasan eksport perdana komoditas durian beku di desa tolai. kamis, 26/02/2026.
Ia berharap perjalanan ekspor perdana ini menjadi titik awal kesuksesan yang berkelanjutan, sekaligus menempatkan Parigi Moutong sebagai salah satu kabupaten penghasil durian terbaik di dunia, khususnya dalam bentuk produk durian beku.
“Ini untuk pertama kalinya kita melakukan ekspor durian beku langsung ke negara tujuan. Saya tidak ada kata lain selain berbahagia karena kerja keras para petani dan semua pihak akhirnya membuahkan hasil. Semoga ini menjadi awal pertumbuhan ekonomi baru yang dahsyat di Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Anwar Hafid menyampaikan bahwa keberhasilan Parigi Moutong akan menjadi inspirasi bagi kabupaten lain di Sulawesi Tengah untuk mengembangkan komoditas serupa. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi menjadikan Sulawesi Tengah sebagai salah satu sentra ekonomi durian nasional bahkan dunia.
“Kita akan jadikan Sulawesi Tengah sebagai salah satu penghasil ekonomi durian. Parigi Moutong sudah ter-branding, dan daerah lain juga mulai bergerak. Saya melihat geliat luar biasa dari masyarakat untuk menyambut babak baru pertumbuhan ekonomi berbasis durian ini,” katanya.
Gubernur optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha, komoditas durian tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat serta penguatan ekonomi Sulawesi Tengah di kancah global.






