Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Arifin Dg Palalo, meminta Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong agar lebih sigap dan hadir langsung di tengah masyarakat ketika terjadi bencana. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Parigi Moutong, Selasa (10/03/2026).
Dalam rapat yang turut dihadiri Wakil Bupati Abdul Sahid itu, Arifin mengungkapkan kekecewaannya atas minimnya respons pimpinan daerah terhadap masyarakat di wilayah Moutong yang saat ini terdampak bencana banjir.
“Seharusnya dalam kondisi darurat seperti ini pimpinan daerah hadir di tengah masyarakat. Namun kenyataannya sampai sekarang belum terlihat,” ujar Arifin.
Ia menilai kehadiran pimpinan daerah sangat penting, tidak hanya untuk memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak, tetapi juga untuk melihat langsung kondisi di lapangan sehingga solusi yang diambil benar-benar tepat sasaran.
Arifin bahkan menyinggung bahwa kondisi tersebut terasa kontras jika dibandingkan dengan momentum pemilihan umum, di mana para calon kepala daerah biasanya aktif turun ke masyarakat untuk mencari dukungan.
“Ketika momen politik datang, biasanya calon bupati dan wakil bupati cepat turun ke masyarakat. Tapi ketika masyarakat menghadapi bencana, justru tidak terlihat kehadiran pimpinan daerah,” tegasnya.
Menurutnya, banjir yang kerap melanda wilayah Moutong tidak hanya membutuhkan penanganan darurat seperti penyaluran bantuan sembako, tetapi juga memerlukan solusi jangka panjang melalui perbaikan infrastruktur.
Ia menyoroti kondisi drainase yang berukuran kecil dan tidak lagi mampu menampung debit air hujan, bahkan hanya dalam waktu beberapa jam saja sudah menyebabkan luapan air.
“Permasalahan ini tidak cukup hanya diselesaikan dengan pemberian bantuan sembako. Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi permanen, seperti perbaikan dan pembenahan sistem drainase,” jelasnya.
Selain itu, Arifin juga mengusulkan agar dilakukan normalisasi saluran air di area persawahan, karena saat banjir meluap, air tidak hanya merendam permukiman warga tetapi juga membawa lumpur yang merusak lahan pertanian dan berdampak pada menurunnya hasil panen petani.
Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk mengajak langsung pimpinan daerah meninjau wilayah Moutong agar dapat melihat secara langsung kondisi yang dihadapi masyarakat.
“Saya berharap pimpinan daerah dapat berkunjung langsung ke Moutong. Dengan melihat kondisi di lapangan, Bupati bisa segera mencarikan solusi dan mengeksekusinya melalui dukungan anggaran yang tersedia,” pungkasnya.






