Pemkab Parigi Moutong Genjot Hilirisasi Durian, Packing House Jadi Kunci Tembus Ekspor

Peresmian dan Syukuran Packing House PT Pondok Durian Sulawesi. /Foto: FB

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) terus mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah, khususnya durian, melalui pembangunan fasilitas pengolahan modern berupa packing house.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Parimo, H. Erwin Burase, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati, H. Abdul Sahid, saat peresmian dan syukuran Packing House PT Pondok Durian Sulawesi. Jumat, 27/03/2026.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberadaan packing house memegang peran strategis dalam meningkatkan kualitas durian, terutama pada tahapan pascapanen seperti sortasi, grading, hingga pengemasan sesuai standar ekspor.

“Selama ini tantangan utama kita terletak pada kualitas pascapanen, akses pasar, serta pemenuhan standar mutu agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Parimo memiliki potensi besar di sektor perkebunan durian. Luas pengembangan saat ini mencapai sekitar 15.354 hektare dengan jumlah pohon lebih dari 1,5 juta batang. Pada 2024, produksi durian tercatat mencapai 2,52 juta buah.

Dari sisi pemasaran, capaian ekspor juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2024, ekspor durian Parimo mencapai 650 ton. Angka tersebut meningkat signifikan pada periode Januari hingga April 2025 yang sudah menembus 1.418 ton. Sementara itu, distribusi ke pasar domestik tercatat sebesar 6.323 ton.

Menurut Bupati, keberhasilan menembus pasar internasional menjadi bukti bahwa komoditas lokal memiliki daya saing global, selama didukung sistem pengolahan yang memadai.

Pos terkait:  Faradiba Zaenong Gaungkan “Satu Rumah, Satu Pengusaha”, KADIN Parigi Moutong Siapkan Revolusi Ekonomi Keluarga

“Dengan hadirnya fasilitas modern seperti packing house, kita optimistis durian Parimo mampu menembus pasar ekspor secara berkelanjutan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *