Palu, LANDASAN.ID – Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) terpilih masa jabatan 2025–2029, Drs. Hamzah, M.Pd., menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh demi mendorong peningkatan prestasi olahraga panahan ke level yang lebih kompetitif.
Hal tersebut disampaikan Hamzah dalam wawancara dengan media ini pada hari Minggu, 28/12/2025, usai resmi terpilih memimpin PERPANI untuk empat tahun ke depan. Ia menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah penataan organisasi agar seluruh perangkat kepengurusan dapat bekerja optimal sesuai tugas dan fungsinya.
“Langkah pertama yang harus kami lakukan adalah membenahi organisasi. Semua bidang yang ada di struktur PERPANI harus difungsikan secara maksimal agar mampu bekerja sesuai tupoksi masing-masing,” ujar Hamzah.
Selain penguatan internal organisasi, Hamzah juga menaruh perhatian serius pada minimnya kompetisi panahan yang selama ini berlangsung. Menurutnya, kompetisi merupakan indikator penting dalam mengukur perkembangan dan kualitas atlet.
“Untuk mengetahui sejauh mana kemampuan atlet panahan, kompetisi harus diperbanyak. Dari sana kita bisa melihat hasil latihan dan progres atlet selama ini,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, PERPANI di bawah kepemimpinannya akan fokus pada persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan 2-11 November 2026 berlangsung di Kabupaten Morowali. Hamzah menilai, sukses Porprov tidak hanya bergantung pada atlet, tetapi juga pada kesiapan organisasi.
“Sebagai ketua terpilih, saya berkewajiban menata organisasi ini sebaik mungkin agar pelaksanaan Porprov 2026 nantinya berjalan sukses,” tegasnya.

Tak hanya Porprov, Hamzah juga menargetkan capaian prestasi pada ajang Pra-PON dan PON, dengan orientasi utama pada perolehan medali. Ia menekankan bahwa pembinaan panahan harus dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan.
“Pembinaan panahan dimulai dari usia dini, lalu Porprov, Pra-PON, hingga PON. Saat ini kita berada dalam fase persiapan menuju tahapan-tahapan tersebut,” ujarnya.
Untuk menghadapi Porprov dan ajang nasional lainnya, Hamzah meminta seluruh PERPANI kabupaten dan kota agar benar-benar mengirimkan atlet terbaik hasil pembinaan masing-masing daerah.
“Kami berharap setiap daerah menurunkan atlet terbaiknya, sehingga kita bisa memperoleh hasil maksimal, baik di Porprov, Pra-PON, maupun PON,” katanya.
Adapun harapan besar Hamzah terhadap PERPANI ke depan adalah prestasi dan gelar juara. Menurutnya, target medali merupakan harapan semua pihak dalam setiap kejuaraan, namun harus dibarengi kerja keras dan program pembinaan yang terukur.
“Semua orang ingin juara dan mendapatkan medali. Untuk itu, diperlukan pembinaan berkelanjutan serta peningkatan jumlah kompetisi sebagai sarana evaluasi dan pengembangan atlet,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, PERPANI diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet panahan berprestasi yang tidak hanya bersaing di level daerah, tetapi juga nasional.










