Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) resmi melantik dan merotasi 132 kepala satuan pendidikan dari jenjang PAUD/TK, SD, hingga SMP sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Pelantikan yang berlangsung khidmat di Auditorium Kantor Bupati Parimo itu turut dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Momentum ini sekaligus mengakhiri kepemimpinan pelaksana tugas (Plt) di 125 satuan pendidikan yang selama ini dinilai terlalu lama tanpa pimpinan definitif.
Bupati Parimo Erwin Burase, dalam sambutannya, menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah krusial demi memastikan setiap sekolah dipimpin oleh figur yang memiliki legitimasi, kewenangan, dan tanggung jawab yang jelas.
“Ini adalah momentum strategis dalam upaya memperkuat tata kelola pendidikan di Parigi Moutong. Sekolah tidak bisa terlalu lama dipimpin oleh pelaksana tugas karena akan berdampak pada berbagai aspek manajerial dan mutu layanan pendidikan,” ujar Bupati Erwin.
Ia menjelaskan, kondisi ratusan sekolah yang dipimpin Plt berpotensi menghambat pengambilan keputusan strategis di tingkat sekolah, mulai dari pengelolaan sumber daya hingga peningkatan kualitas pembelajaran.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Parimo berkomitmen memastikan seluruh satuan pendidikan dipimpin oleh kepala sekolah definitif yang mampu menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel.

Bupati Erwin juga menegaskan bahwa evaluasi kinerja kepala sekolah akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Evaluasi tersebut menjadi dasar bagi kebijakan rotasi, mutasi, maupun promosi sesuai dengan kebutuhan dan capaian kinerja masing-masing.
“Jabatan kepala sekolah bukan posisi permanen. Kinerja yang baik akan menentukan keberlanjutan penugasan,” tegasnya.
Terkait pemerataan pendidikan, ia meminta para tenaga pendidik dan kepala sekolah yang ditempatkan di wilayah pelosok agar menerima penugasan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pemerataan kualitas pendidikan merupakan bagian dari kebijakan strategis daerah.
Kabupaten Parigi Moutong sendiri memiliki lebih dari 500 satuan pendidikan yang tersebar dari wilayah perkotaan hingga daerah terpencil, sehingga pemerataan penempatan kepala sekolah menjadi kebutuhan mendesak.
Bupati berharap, dengan kepemimpinan sekolah yang definitif, kualitas proses belajar mengajar, kebersihan dan tata kelola sekolah, hingga mutu lulusan di semua jenjang pendidikan dapat terus meningkat.
“Saya berharap seluruh pihak terus bekerja sama demi terwujudnya pendidikan yang bermutu dan berdaya saing di Parigi Moutong,” pungkasnya.












