Bupati Erwin Tinjau Revitalisasi Sekolah dan Dapur MBG, Tegaskan Transparansi dan Peran Publik

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase Saat Meninjau Sejumlah SD, TK/PAUD Penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025, Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Serta Puskesmas Torue. /Foto: Galang

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan bahwa setiap rupiah yang digelontorkan pemerintah untuk sektor pendidikan dan pemenuhan gizi harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat ia melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah SD, TK/PAUD penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Puskesmas Torue. Selasa, (20/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Erwin secara langsung mengevaluasi kondisi fisik bangunan sekolah yang direhabilitasi melalui dana revitalisasi. Ia memastikan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan dan benar-benar menjawab kebutuhan satuan pendidikan.

“Skema yang digunakan adalah swakelola, sehingga sekolah diberi kewenangan penuh, termasuk melibatkan masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan progresnya berjalan baik dan tidak terjadi penyimpangan,” tegas Erwin.

Menurutnya, secara umum pekerjaan fisik di sejumlah sekolah telah rampung dan sebagian sudah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar. Namun, pemerintah daerah tetap melakukan pengecekan melalui metode sampling di tiap kecamatan guna memastikan kualitas bangunan dan kesesuaian pelaksanaan dengan rencana.

Selain sektor pendidikan, Bupati Erwin juga meninjau pembangunan dapur MBG yang bersumber dari Kementerian PUPR dan Badan Gizi Nasional di Kecamatan Sausu. Salah satu dapur dilaporkan hampir selesai dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Januari 2026.

Setiap dapur MBG, lanjutnya, dirancang untuk melayani sekitar 2.000 siswa. Saat ini Parigi Moutong telah memiliki tiga unit dapur MBG yang tersebar secara zonasi, yakni wilayah selatan di Sausu, wilayah tengah di Ampibabo, dan wilayah utara di Moutong.

Pos terkait:  Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Siap Gulirkan Program Makan Bergizi Gratis

“Pembagian wilayah ini dilakukan agar distribusi layanan gizi lebih merata dan menjangkau seluruh siswa secara proporsional,” jelasnya.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan usulan penambahan dua dapur MBG baru untuk wilayah Mepanga dan Bolano, sebagai bagian dari strategi memperluas cakupan layanan pemenuhan gizi anak sekolah.

Rangkaian peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Parigi Moutong untuk memastikan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan gizi berjalan terintegrasi, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *