Daerah  

Semarak HUT Sulteng ke-62, Erwin Burase Perkuat Kolaborasi dan Harapan Baru Pendidikan

Semarak Hut ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah. /Foto: IST

Palu, LANDASAN.ID – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, menghadiri kegiatan Semarak Sulteng Nambaso dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut digelar di Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Senin 13/04/2026.

Kehadiran Bupati Parigi Moutong menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah kabupaten terhadap program pembangunan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sekaligus memperkuat sinergi antarwilayah.

Acara yang dirangkaikan dengan karnaval budaya ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Dalam sambutannya, gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa bersyukur dan terus bersatu dalam membangun daerah.

Ia juga menjelaskan bahwa “Sulteng Nambaso” merupakan simbol tekad besar pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya di sektor pendidikan. “Nambaso” sendiri merupakan akronim dari Anak Miskin Bisa Sekolah, yang mencerminkan komitmen menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata dan inklusif.

Momentum tersebut memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Parigi Moutong, dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pelestarian budaya lokal.

Selain menjadi ajang perayaan, karnaval budaya yang menampilkan beragam seni, tradisi, dan kearifan lokal dari seluruh wilayah Sulawesi Tengah juga menjadi ruang kolaborasi antar daerah. Kegiatan ini memperkuat identitas budaya di tengah arus modernisasi yang kian berkembang.

Tak hanya itu, perhelatan tersebut turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang terlibat dalam rangkaian kegiatan.

Dengan kehadiran para kepala daerah, Semarak Sulteng Nambaso menjadi simbol kebersamaan dan komitmen lintas wilayah dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *