DPRD  

DPRD Sulteng dan Pemprov Sidak Pasar, Temukan Kenaikan Harga Jelang Lebaran

DPRD Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Palu. /Foto: IST

Palu, LANDASAN.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, DPRD Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Palu, Selasa (17/03/2026), guna memastikan stok pangan aman dan harga tetap terkendali.

Sidak dipusatkan di Pasar Manonda dan Pasar Masomba, dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., serta didampingi Anggota Komisi II DPRD Sulteng, Henri Kusuma Muhidin, yang mewakili Ketua DPRD Sulteng.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memantau ketersediaan bahan pokok, menelusuri jalur distribusi, serta berdialog langsung dengan para pedagang terkait kondisi harga di lapangan.

Hasil sidak menunjukkan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan, yang diduga dipicu oleh keterbatasan pasokan menjelang puncak kebutuhan Lebaran.

“Kita harus pastikan stok pangan tersedia dan harga tetap stabil. Jangan sampai masyarakat terbebani, apalagi menjelang Lebaran,” tegas Henri di sela-sela sidak.

Menanggapi temuan tersebut, DPRD mendorong pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk segera mengambil langkah strategis, terutama dalam memperkuat distribusi dan menjaga keseimbangan pasokan di pasar.

Selain itu, pengawasan lintas sektor dinilai krusial untuk mencegah lonjakan harga yang lebih tinggi dalam beberapa pekan ke depan.

Turut hadir dalam sidak tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya perwakilan kejaksaan, kepolisian, Bank Indonesia, serta sejumlah dinas teknis terkait.

Pos terkait:  Sekretaris DPRD Sulteng Hadiri Penandatanganan Perjanjian Kinerja 100 Hari Kerja, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Henri menegaskan, pengawasan tidak boleh berhenti pada sidak semata, melainkan harus dilakukan secara berkelanjutan hingga Idulfitri.

“Yang paling penting adalah harga kebutuhan pokok tidak melonjak jauh. Ini harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Ia berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran lonjakan harga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *