DPRD  

Komisi III DPRD Sulteng Bedah Strategi Desa Mandiri di Jawa Barat

Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Dalam Kegiatan Koordinasi dan Komunikasi (korkom) di Bandung, Jawa Barat. /Foto: IST

Bandung, LANDASAN.ID – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bergerak cepat memperkuat arah kebijakan pembangunan desa dengan menimba praktik terbaik dari Provinsi Jawa Barat. Melalui kegiatan koordinasi dan komunikasi (korkom), rombongan legislatif ini mendalami strategi konkret pemberdayaan masyarakat desa yang terbukti mendorong lahirnya desa mandiri.

Kunjungan yang berlangsung, Kamis 23/04/2026, di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat itu dihadiri sejumlah anggota Komisi III, yakni Arnila Moh. Hi. Ali, Dandi, Zainal, Safri, Musliman, Royke, Marten, dan Alfiani, bersama tenaga ahli serta jajaran Sekretariat DPRD Sulteng.

Rombongan diterima langsung Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jawa Barat, Iwan Suwanagiri, S.T., M.Sc., yang memaparkan berbagai pendekatan strategis dalam meningkatkan status desa, mulai dari penguatan kelembagaan, optimalisasi potensi lokal, hingga integrasi program lintas sektor.

Diskusi berlangsung dinamis, dengan fokus pada formula percepatan transformasi desa berkembang menjadi desa mandiri—isu krusial yang juga menjadi tantangan di Sulawesi Tengah.

Tak berhenti pada tataran konsep, Komisi III melanjutkan agenda dengan turun langsung ke Desa Cibiru Wetan, salah satu desa mandiri di Jawa Barat. Di lokasi ini, rombongan melihat secara nyata implementasi program pemberdayaan yang berhasil meningkatkan kemandirian ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.

Kunjungan lapangan tersebut menjadi momen penting untuk menguji relevansi teori dengan praktik, sekaligus membuka ruang adaptasi kebijakan yang sesuai dengan karakteristik desa di Sulteng.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Komisi III DPRD Sulteng menegaskan komitmennya mendorong lahirnya desa-desa mandiri sebagai pilar utama pembangunan daerah. Hasil kunjungan ini diharapkan menjadi bahan strategis dalam merumuskan kebijakan yang lebih terarah, efektif, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *