Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, didampingi Wakil Bupati, H. Abdul Sahid, memimpin Rapat Penyesuaian Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) dan Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup, yang digelar di ruang rapat bupati, Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat perangkat daerah, tim Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), serta perwakilan lembaga teknis yang terlibat dalam penyusunan dokumen tata ruang dan lingkungan.
Dalam laporannya, Syamsuri Satria selaku tim KLHS memaparkan progres pelaksanaan kegiatan, termasuk hasil kajian dan penyesuaian dokumen lingkungan hidup yang disusun bersama tim RT/RW. Ia menjelaskan bahwa ruang wilayah yang terbatas dan pertumbuhan aktivitas manusia yang terus meningkat menuntut adanya sinkronisasi antara rencana pembangunan dan tata ruang.
Ia juga menyampaikan, penyesuaian dokumen RT/RW dan KLHS Kabupaten Parigi Moutong ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan, dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat. Adapun fokus pengembangan daerah diarahkan pada potensi agribisnis, perikanan, pariwisata, industri, dan pertambangan, sesuai dengan kawasan andalan Teluk Tomini.
Secara regional, Parigi Moutong masuk dalam klaster agropolitan dalam rencana tata ruang Provinsi Sulawesi Tengah. Meski belum berstatus sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN), Parigi Moutong berperan sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL) yang menjadi simpul pelayanan sosial, ekonomi, dan budaya di tingkat kabupaten.
Sementara itu, Bupati Erwin Burase menegaskan pentingnya memastikan seluruh dokumen dan persyaratan administrasi dipenuhi sebelum proses revisi berjalan.
“Seluruh OPD terkait harus melengkapi data dan dokumen agar penyesuaian RT/RW serta penyusunan dokumen lingkungan hidup berjalan lancar, sesuai visi dan misi pembangunan daerah,” ujarnya.
Bupati berharap hasil revisi RT/RW dan dokumen lingkungan hidup menjadi acuan utama pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Parigi Moutong yang tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.












