Parigi Moutong, LANDASAN.ID — Panitia pelaksana Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) VI Parigi Moutong memastikan proses penyaluran anggaran ke cabang olahraga dilakukan melalui sistem desk, guna mencegah penumpukan dan memastikan administrasi berjalan tertib. Hal ini di sampaikan oleh Wasek II Koni Rinaldi Rosdul, SH., dalam rapat finalisasi yang bertempat di Puskesmas Lompentodea desa Baliara Kec. Parigi Barat, Rabu, 19/11/2025.
Dalam rapat finalisasi, Rinaldi menyampaikan bahwa rekening resmi panitia baru dibuka pagi ini sembari menunggu proses transfer dana dari KONI. Setelah dana masuk, barulah anggaran dapat didistribusikan kepada masing-masing cabor.
“Sistem desk ini mengharuskan setiap cabor mengirim tiga orang perwakilan. Kita lakukan bertahap agar prosesnya tertib,” jelas panitia dalam pemaparannya.
Panitia menegaskan tiga syarat utama sebelum anggaran disalurkan:
- Rekening pengurus cabor wajib aktif dan dapat menerima dana.
- Cabor harus memiliki SK kepengurusan yang sah dan masih berlaku. SK yang kedaluwarsa tidak dapat digunakan untuk menerima anggaran.
- Cabor wajib menyelesaikan SPJ tahun sebelumnya. Evaluasi SPJ berada pada bendahara KONI Amran.
Meski demikian, cabor yang belum memenuhi kelengkapan administrasi tetap diperbolehkan mengikuti seleksi Porkab sambil menyelesaikan proses internalnya. Hal ini mengingat kegiatan Porkab VI juga menjadi bagian dari seleksi menuju Porprov Morowali 2026.
Ketua Koni Parigi Moutong Faisan Badja, SM., menyebutkan bahwa terdapat 27 cabang olahraga yang akan mengikuti Porkab VI tahun ini. Beberapa di antaranya masih dalam proses validasi SK, namun alokasi anggaran sudah disiapkan dan akan disalurkan setelah SK dinyatakan sah.
Ia juga menegaskan telah mengkoordinasikan seluruh venue dengan pihak keamanan, kesehatan, dan perhubungan. Bila terdapat perubahan jadwal atau lokasi pertandingan, cabor diminta segera melapor agar penyesuaian dapat dilakukan secepatnya.












