Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong meningkatkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kebakaran yang telah melanda sekitar 147 hektare wilayah Kecamatan Siniu.
Bupati H. Erwin Burase mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena kondisi cuaca kering dan angin kencang berpotensi mempercepat penyebaran api.
“Kami terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan peralatan pemadaman dan bantuan pemulihan bagi warga terdampak,” ujarnya saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Gerakan Tanam Jagung di desa Lobu Mandiri, Kamis, 12/02/2026.
Pemkab telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan untuk memperkuat penanganan lapangan. Bantuan peralatan dari BNPB juga disiapkan guna meningkatkan kesiapsiagaan.
Selain penanganan darurat, pemerintah melakukan pendataan lahan dan tanaman warga yang terdampak kebakaran sebagai dasar pemberian bantuan pemulihan.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menjaga lingkungan sekaligus melindungi sumber penghidupan masyarakat.
Pemkab Parigi Moutong Perketat Pencegahan Karhutla, 147 Hektare Lahan Terdampak
