DPRD  

DPRD Parigi Moutong Desak DLH Intensif Awasi Pohon Pelindung, Cegah Korban Jiwa Terulang

Anleg DPRD Parigi Moutong, Yolanda Mambu. /Foto: FB

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Anggota DPRD Parigi Moutong, Yolanda Mambu, mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meningkatkan pengawasan dan perawatan pohon pelindung guna meminimalisir risiko kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Desakan tersebut disampaikan Yolanda saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III bersama mitra kerja, di antaranya DLH, BPBD dan PUPR, Kamis, 16/04/2026. Rapat itu digelar sebagai tindak lanjut atas insiden pohon tumbang yang viral dan menyebabkan dua warga meninggal dunia.

“Saya berharap ke depan DLH dapat melakukan penanganan pohon pelindung secara berkala dan lebih intens,” tegas Yolanda.

Legislator dari Fraksi Perindo itu menilai DLH sebagai leading sector dalam pengelolaan dan perawatan pohon harus lebih aktif menjalankan fungsi pengawasan di lapangan.

Dalam rapat tersebut, Yolanda juga menyoroti masih banyaknya pohon besar di kawasan ibu kota kabupaten, khususnya di area perkantoran jalur dua, yang dinilai berpotensi membahayakan.

“Di kawasan perkantoran aktivitas pegawai cukup tinggi. Kondisi ini sangat berisiko jika tidak ada pengawasan serius terhadap pohon-pohon yang sudah tua atau rawan tumbang,” ujarnya.

Komisi III DPRD Parigi Moutong dalam kesempatan itu menekankan pentingnya langkah mitigasi bencana melalui pendataan, identifikasi kondisi, serta usia pohon secara menyeluruh.

Selain itu, DPRD juga berkomitmen mendorong pemerintah daerah untuk menambah alokasi anggaran bagi DLH, agar pengawasan dan perawatan pohon dapat dilakukan secara maksimal.

Di akhir pernyataannya, Yolanda menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa yang terjadi di Kelurahan Kampal beberapa waktu lalu.

“Kami turut berduka cita atas korban. Semoga kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah dan segera ditindaklanjuti agar tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *