Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Rusno Ah.T, mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk menangani ancaman pohon tumbang yang membahayakan warga di Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu.
Permintaan tersebut disampaikan Rusno dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Parimo bersama sejumlah dinas terkait, Kamis 16/04/2026, yang membahas tindak lanjut penanganan potensi bencana di wilayah tersebut.
Menurut Rusno, terdapat dua rumah warga di Dusun II Desa Sienjo yang saat ini berada dalam kondisi rawan tertimpa pohon besar. Pohon tersebut diketahui memiliki kemiringan cukup ekstrem dan condong langsung ke arah permukiman.
“Penanganan pohon berisiko ini harus dilakukan secara menyeluruh di semua wilayah, termasuk di Desa Sienjo. Jangan menunggu sampai terjadi korban,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Rusno meminta instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PUPR, dan BPBD segera melakukan langkah antisipasi, mulai dari pemangkasan hingga penebangan pohon yang berpotensi tumbang.
Ia bahkan mengaku siap mengambil inisiatif pribadi jika penanganan tidak segera dilakukan.
“Ini sangat rawan bencana. Kalau memang alat crane bisa disewa, saya siap menyewanya untuk menebang pohon itu,” ujarnya.
Rusno menilai, langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan pasca-bencana. Menurutnya, kerugian pemerintah dalam bentuk santunan tidak akan sebanding dengan kerugian yang dialami masyarakat jika bencana benar-benar terjadi.
Ia juga mengingatkan bahwa wilayah tersebut memiliki riwayat cuaca ekstrem yang berpotensi memperparah risiko pohon tumbang.
Karena itu, ia meminta pemerintah daerah bertindak cepat dan sigap agar kejadian serupa yang pernah menelan korban tidak terulang kembali.
Selain menyoroti ancaman pohon tumbang, Rusno juga mendorong pemerintah untuk lebih serius dalam menata ibu kota Kabupaten Parigi Moutong sebagai wajah daerah.
“Saya berharap pemerintah juga fokus dalam penataan ibu kota, terutama terkait kebersihan dan pengelolaan sampah,” pungkasnya.






