DPRD  

Aristan Serap Aspirasi Warga Kelurahan Baru, Drainase dan Data Bansos Jadi Sorotan

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Aristan, S.Pt., saat Melakukan Kundapil di Kecamatan Palu Barat. /Foto; IST

Palu, LANDASAN.ID – Persoalan drainase, pemberdayaan UMKM, hingga ketidaksesuaian data kependudukan menjadi aspirasi utama warga Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, saat mengikuti Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Aristan, S.Pt., Jumat (12/06/2026).

Kundapil Masa Persidangan III Tahun Kedua tersebut dihadiri perwakilan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Dalam dialog, Syahrun yang mewakili tokoh pemuda meminta pemerintah memperbaiki sistem drainase di wilayah Kelurahan Baru. Kondisi drainase yang dinilai tidak lagi memadai kerap memicu genangan hingga banjir saat hujan deras.

“Masalah drainase perlu segera mendapat perhatian karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan kenyamanan warga,” demikian aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut.

Dari kelompok perempuan, warga mendorong adanya dukungan lebih konkret bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya usaha rumahan yang dijalankan kaum ibu. Mereka berharap program pemberdayaan dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus menopang ekonomi keluarga.

Warga juga menyoroti ketidaksesuaian data kependudukan dengan data penerima sejumlah program pemerintah. Mereka meminta fasilitasi pembaruan dan validasi data agar bantuan maupun pelayanan publik lebih tepat sasaran.

Menanggapi aspirasi tersebut, Aristan menegaskan seluruh masukan warga akan menjadi bahan tindak lanjut sesuai kewenangan DPRD Provinsi Sulteng.

Ia menyebut Kundapil bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk menyerap langsung persoalan masyarakat dan mengawal penyelesaiannya melalui jalur pemerintahan yang tepat.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami kawal dan perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” kata Aristan.

Ia berharap komunikasi langsung melalui Kundapil dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus mendorong kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *