Parigi Selatan, LANDASAN.ID — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kembali memperkuat komitmennya dalam memodernisasi sektor pertanian melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para kelompok tani. Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dalam sebuah agenda resmi yang turut dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, dan jajaran teknis pertanian. Senin, 08/12/2025.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum strategis bagi pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produksi pangan serta percepatan mekanisasi pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat.
Dalam laporannya, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parigi Moutong, Sunarti, S.P., mengungkapkan bahwa daerah tersebut baru saja menerima 20 unit traktor roda empat (jonder) dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini langsung masuk ke Brigade Alsintan Dinas TPHP untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh para petani.
“Traktor ini diterima Jumat lalu dan langsung dialokasikan untuk mendukung percepatan pengolahan lahan. Pengelolaannya berada di bawah dinas dan digunakan untuk kepentingan petani,” jelas Sunarti.
Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari hasil lobi intensif pemerintah daerah ke Kementerian Pertanian sejak awal masa pemerintahannya.
“Alhamdulillah, kerja sama dan komunikasi yang kita bangun dengan pemerintah pusat mulai membuahkan hasil nyata. Penambahan alsintan ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk mempercepat pembangunan pertanian kita,” ujarnya.
Selain traktor, Kementerian Pertanian juga memberikan tiga unit combine harvester untuk mendukung proses panen. Kendaraan dinas roda dua untuk penyuluh pertanian yang berprestasi juga turut dikirim ke Parigi Moutong.
“Dari empat unit motor dinas, tiga sudah tiba dan satu masih dalam perjalanan. Ini bentuk penghargaan atas kinerja penyuluh kami yang berhasil meningkatkan produktivitas jagung dan padi,” kata Sunarti.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga diminta menyerahkan secara simbolis SK penyuluh pusat yang kini resmi beralih status dari penyuluh daerah setelah keluarnya keputusan dari Kementerian Pertanian.
Selain alsintan, pemerintah pusat mengalokasikan bantuan benih jagung hibrida untuk musim tanam 2025 seluas 1.797 hektare dengan total volume 26.955 kilogram yang tersebar di 89 kelompok tani di delapan kecamatan. Tambahan 24 hektare dari APBD Kabupaten Parigi Moutong membuat total bantuan benih tahun ini mencapai 1.821 hektare atau 27.315 kilogram.
“Bantuan ini sudah diverifikasi berdasarkan kebutuhan lapangan dan bertujuan meningkatkan luas tanam, produksi, serta ketahanan pangan baik daerah maupun nasional,” ungkap Sunarti.
Parigi Moutong juga mendapatkan bantuan komoditas perkebunan dari pemerintah pusat dan daerah, di antaranya:
- 350.000 bibit kakao dari Kementerian Pertanian
- 35.000 bibit kakao dari APBD
- 6.000 bibit durian
- 4 unit freezer box besar untuk kelompok tani durian di Desa Catur Karya dan Baligundi
Seluruh bantuan perkebunan tersebut telah melalui CPCL dan pendampingan dari pihak kementerian.
Dalam arahannya, Bupati Erwin Burase menekankan bahwa seluruh alat dan mesin pertanian yang diberikan harus dikelola dengan baik, transparan, dan tidak boleh dikuasai oleh individu dalam kelompok.
“Alsintan ini milik bersama, bukan milik ketua kelompok. Harus ada pencatatan, jadwal pemakaian, dan perawatan yang jelas supaya manfaatnya dirasakan seluruh petani,” tegasnya.
Erwin juga menegaskan bahwa mekanisasi pertanian adalah langkah penting menuju peningkatan produktivitas dan kemandirian pangan daerah.
Bupati menyatakan bahwa seluruh bantuan yang diterima merupakan bagian dari upaya besar pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program strategis Asta Cita serta program Provinsi Sulawesi Tengah Gerakan Berani Panen.
“Dengan kerja keras, sinergi, dan modernisasi alat pertanian, saya yakin Parigi Moutong mampu menjadi daerah yang produktif, mandiri, dan semakin maju,” tutup Bupati Erwin Burase.












