Ketua Kadin Parigi Moutong Pionir Kemenangan Gufran Ahmad di Musprov VIII KADIN Sulteng

Ketua Kadin Parigi Moutong, Faradiba Zaenong (kiri), Ketua Kadin Sulteng Terpilih, Gufran Ahmad (kanan). /Foto: FB

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Parigi Moutong, Faradiba Zaenong yang akrab disapa Farah, tampil sebagai motor penggerak kemenangan Gufran Ahmad dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KADIN Sulawesi Tengah, Rabu (20/05/2026).

Di tengah dinamika dan persaingan ketat pemilihan Ketua KADIN Sulawesi Tengah periode 2026–2031, Ketua Tim Pemenangan GA Hidayat Lamakarate berdiri di garis depan di bantu oleh Faradiba Zaenong, mengonsolidasikan dukungan dari Parigi Moutong dan kabupaten lainnya untuk memastikan kemenangan Gufran Ahmad.

Dengan penuh keyakinan, Faradiba memimpin barisan pengurus KADIN dan pelaku usaha dari Parigi Moutong dalam menggalang kekuatan politik organisasi. Dukungan itu disebut menjadi salah satu arus utama yang mengantarkan Gufran Ahmad menakhodai KADIN Sulawesi Tengah lima tahun ke depan.

“Kami dari KADIN Parigi Moutong memberikan dukungan penuh kepada bapak Gufran Ahmad untuk memimpin KADIN Sulawesi Tengah ke depan,” tegas Faradiba.

Bagi Faradiba, Gufran bukan sekadar kandidat, melainkan figur pemimpin yang diyakini mampu membawa KADIN Sulteng keluar sebagai organisasi yang lebih kuat, solid, dan berpengaruh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menilai, kepemimpinan baru KADIN membutuhkan sosok yang mampu menyatukan kekuatan dunia usaha, membangun kolaborasi lintas daerah, serta membuka jalan lebih luas bagi UMKM dan pengusaha muda untuk naik kelas.

“Ini bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi tentang masa depan dunia usaha Sulawesi Tengah. Kami ingin KADIN hadir lebih kuat sebagai rumah besar pengusaha daerah,” ujar Faradiba.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny lamadjido turut memuji Faradiba saat membawakan sambutannya dalam pembukaan musyawarah yang digelar pada siang hari, ia mengatakan bahwa faradiba adalah orang parigi moutong yang mengurus durian sulawesi tengah yang gerakannya cepat dalam bekerja.

“saya lihat disini ada ibu Farah ya, dia ini adalah yang mengurus durian, saya diberi waktu 3 hari oleh inverstor tapi alhamdulillah dengan ibu farah kita bisa tuntaskan, kerjanya ibu farah ini cepat.” katanya.

Langkah Faradiba memimpin dukungan dari Parigi Moutong dinilai menjadi simbol soliditas daerah dalam menentukan arah baru KADIN Sulawesi Tengah. Dukungan yang ia bangun tidak hanya menunjukkan loyalitas organisasi, tetapi juga memperlihatkan keberanian politik dalam mengawal perubahan kepemimpinan.

Musprov KADIN Sulawesi Tengah sendiri dihadiri pengurus KADIN kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah serta pelaku usaha dari berbagai sektor. Dalam forum tersebut, Gufran Ahmad akhirnya resmi terpilih sebagai Ketua KADIN Sulawesi Tengah periode 2026–2031.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *