FAKTA DIUNGKAP! Klaim Ekspor ke Tiongkok Hoaks, PT Pondok Durian Sulawesi Akui Belum Kantongi Izin

Owner Persahaan, Wayan Dollar (kiri)., Putu Edi Tangkas (kanan)., Saat Memberikan Klarifikasi Soal Ekspor Durian di PH PT. Pondok Durian Sulawesi. /Foto: FB

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Klaim ekspor durian ke Tiongkok yang sebelumnya digaungkan PT Pondok Durian Sulawesi akhirnya terpatahkan oleh fakta di lapangan. Perusahaan tersebut mengakui hingga kini belum mengantongi izin ekspor dan belum melakukan pengiriman sebagaimana yang sempat diklaim.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan pernyataan bahwa perusahaan telah mengekspor 27 ton durian ke Tiongkok pada 27 Maret 2026. Namun, klarifikasi terbaru justru mengungkap bahwa aktivitas tersebut belum pernah terjadi.

Manager PT Pondok Durian Sulawesi, Putu Edi Tangkas Wijaya, menegaskan bahwa perusahaan masih berada pada tahap persiapan dan belum berstatus sebagai eksportir aktif.

“Kami tegaskan, sampai hari ini belum ada ekspor. Semua masih dalam proses perizinan dan pemenuhan standar,” ujarnya saat klarifikasi dengan sejumlah media, Sabtu, 18/04/2026.

Klaim Mendahului Fakta

Fakta terbaru menunjukkan kondisi yang berbanding terbalik dengan narasi sebelumnya:

  • Izin ekspor resmi belum dimiliki
  • Tidak ada realisasi pengiriman
  • Proses masih sebatas pengurusan administrasi dan kesiapan teknis

Perbedaan mencolok antara klaim dan kondisi riil ini memicu sorotan publik, terutama terkait akurasi informasi yang disampaikan ke ruang publik.

Diresmikan, Tapi Belum Siap

Sorotan semakin tajam karena perusahaan ini telah diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah. Momentum peresmian yang semestinya mencerminkan kesiapan operasional, justru dinilai belum sejalan dengan kondisi faktual.

Sejumlah kalangan menilai narasi “lolos ekspor” yang sempat disampaikan terlalu prematur dan melampaui kesiapan riil perusahaan.

Pemerintah dan Mitra Ikut Terseret

Dampak dari klaim tersebut juga dirasakan sejumlah pihak. Beberapa unsur pemerintah dan mitra usaha disebut merasa “tergiring” oleh narasi yang lebih dulu berkembang, sehingga memunculkan ekspektasi yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait langkah lanjutan dari pihak-pihak terkait.

Klarifikasi: Masih Tahap Produksi

Manajemen menegaskan bahwa saat ini PT Pondok Durian Sulawesi masih beroperasi sebagai rumah produksi yang melayani pasar domestik.

Menurut Putu Edi, pernyataan sebelumnya merupakan target jangka panjang, bukan kondisi operasional saat ini.

“Kami sedang mempersiapkan diri menuju ekspor. Semua perizinan ditempuh sesuai prosedur, bertahap,” jelasnya.

Adapun tahapan yang sedang dilakukan meliputi:

  • Pemenuhan perizinan bangunan
  • Penyiapan packing house berstandar ekspor
  • Koordinasi dengan balai karantina

Sementara itu, aktivitas yang berjalan saat ini masih terbatas pada pemenuhan permintaan pasar lokal.

Ekspor Bukan Sekadar Klaim

Ekspor, terlebih ke pasar Tiongkok, bukan proses instan. Diperlukan tahapan ketat dan terverifikasi, mulai dari:

  • Legalitas dan registrasi resmi
  • Standarisasi fasilitas
  • Persetujuan karantina
  • Hingga realisasi pengiriman

Tanpa seluruh proses tersebut, klaim ekspor tidak dapat dikategorikan sebagai aktivitas ekspor yang sah.

Catatan Kritis

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa komunikasi publik tidak sekadar membangun citra, tetapi harus berpijak pada fakta dan progres riil.

Klaim yang mendahului realitas bukan hanya berpotensi menyesatkan persepsi publik, tetapi juga berisiko menggerus kepercayaan mitra dan pemangku kepentingan.

Faktanya kini jelas: PT Pondok Durian Sulawesi belum melakukan ekspor. Ke depan, publik menuntut transparansi dan akurasi bahwa setiap pernyataan yang disampaikan benar-benar berbasis data, bukan sekadar narasi yang mendahului kenyataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *