Kadin Parimo Sinkronkan Program dengan Kadin Sulteng, Targetkan “Satu Rumah, Satu Pengusaha”

Ketua Kadin Sulteng, Gufran Ahmad (kiri), Ketua Kadin Parigi Moutong, Faradiba Zaenong (kanan), Foto Bersama Setelah Selesai Perhitungan Suara Musprov VIII Kadin Sulteng. /Foto: FB

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mulai melakukan sinkronisasi program kerja dengan kepengurusan Kadin Sulawesi Tengah (Sulteng) periode 2026–2031 guna mempercepat penguatan ekonomi daerah dan pengembangan wirausaha lokal.

Langkah tersebut dilakukan menyusul terpilihnya Gufran Ahmad sebagai Ketua Kadin Sulteng dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII yang digelar di Hotel Grand Sya, Palu, Rabu (20/05/2026). Dalam pemilihan itu, Gufran Ahmad unggul atas HM Nur Dg Rahmatu dan Endi Hermawan.

Kadin Parimo menilai visi “Satu Rumah, Satu Pengusaha” yang diusung di tingkat kabupaten memiliki keselarasan kuat dengan arah kebijakan Kadin Sulteng melalui konsep “Kadin Berani” yang menitikberatkan pada sinergi bersama pemerintah serta keberpihakan terhadap pengusaha lokal.

Ketua Kadin Parimo, Faradiba Zaenong, mengatakan kesamaan arah kebijakan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor usaha berbasis potensi daerah.

“Kami melihat adanya keselarasan visi yang sangat kuat. Karena itu, Kadin Parimo akan memaksimalkan sinkronisasi program bersama Kadin Sulteng agar gerakan ‘Satu Rumah, Satu Pengusaha’ dapat berjalan masif dan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat, kompetitif, serta berkelanjutan,” ujar Faradiba Zaenong, Kamis (21/5).

Ia menegaskan, konektivitas program antara Kadin Parimo dan Kadin Sulteng tidak hanya difokuskan pada pengembangan usaha, tetapi juga penguatan struktur organisasi agar mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurut Faradiba, fokus utama Kadin Parimo ke depan adalah menjadikan organisasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat melalui pengembangan komoditas unggulan dan potensi lokal di wilayah Parigi Moutong.

Sementara itu, kepemimpinan Gufran Ahmad di Kadin Sulteng membawa agenda besar menjadikan Kadin sebagai “Rumah Besar” dunia usaha dengan membangun ekosistem investasi yang mandiri, kolaboratif, dan berpihak pada pelaku usaha daerah.

Untuk merealisasikan target tersebut, Kadin Sulteng mengusung lima misi utama, yakni revitalisasi dan restrukturisasi organisasi, pembangunan sistem informasi bisnis, penguatan mediasi ekosistem investasi, peningkatan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, serta penguatan jaringan dunia usaha.

Melalui integrasi program kerja tersebut, Kadin Parimo dan Kadin Sulteng optimistis mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas lahirnya wirausaha baru di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *