DPRD  

Basuki Soroti Jalan Rusak dan Drainase Kota Parigi, Desak Pemkab Segera Bertindak

Anggota DPRD Parigi Moutong, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Muhammad Basuki. /Foto: FB

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Basuki, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong segera mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur, terutama jalan dan sistem drainase di wilayah Kota Parigi yang dinilainya semakin memprihatinkan.

Desakan tersebut disampaikan Basuki saat menyampaikan pandangan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong dengan agenda penyampaian Laporan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Senin, 06/07/2026.

Menurut Basuki, kondisi jalan di dalam Kota Parigi saat ini dipenuhi lubang dan telah berulang kali memicu kecelakaan lalu lintas. Ia menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah penanganan yang optimal terhadap persoalan tersebut.

“Jalan dalam kota kondisinya banyak berlubang dan sudah berkali-kali menyebabkan kecelakaan. Bahkan aparat kepolisian yang turun melakukan penambalan sebagai penanganan sementara. Ini menjadi pertanyaan, di mana kehadiran pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut,” kata Basuki.

Ia menjelaskan, penambalan yang dilakukan aparat kepolisian hanya bersifat darurat dan tidak dapat menjadi solusi permanen. Karena itu, Pemkab diminta segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan menyeluruh terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Selain jalan rusak, Basuki juga menyoroti buruknya sistem drainase di kawasan Kota Parigi. Menurutnya, setiap hujan deras, sejumlah wilayah langganan tergenang banjir karena saluran drainase tidak berfungsi secara maksimal.

Ia mencontohkan kawasan dari RSUD Anuntaloko hingga wilayah di bagian bawah Kota Parigi yang hampir setiap musim hujan selalu terendam. Kondisi tersebut, kata dia, telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan yang signifikan.

“Warga setiap kali hujan harus mengangkat barang-barang rumah tangga, bahkan menjemur kasur karena rumah mereka kebanjiran. Masalah ini sudah berlangsung puluhan tahun dan belum juga terselesaikan,” ujarnya.

Basuki juga meminta para pejabat pemerintah daerah lebih aktif turun ke lapangan ketika terjadi hujan deras agar dapat melihat langsung titik-titik genangan serta mengevaluasi kondisi drainase yang membutuhkan penanganan segera.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat terjadi bencana maupun gangguan infrastruktur menjadi bagian penting dari pelayanan publik.

Ia berharap pemerintah daerah menjadikan perbaikan jalan dan pembenahan sistem drainase sebagai prioritas pembangunan agar keselamatan pengguna jalan meningkat serta risiko banjir di kawasan perkotaan dapat diminimalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *