Parigi Moutong, LANDASAN.ID — Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan Kapolres Parimo dan Kasat Reskrim Polres Parimo. Pelaku diduga meminta sejumlah uang maupun kepentingan tertentu dengan mencatut nama pejabat kepolisian.
Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan A.N., menegaskan bahwa dirinya beserta seluruh jajaran tidak pernah meminta uang, bantuan, atau bentuk permintaan apa pun kepada masyarakat, baik melalui sambungan telepon, pesan singkat, maupun media sosial.
“Saya tegaskan, Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Parimo tidak pernah meminta uang atau permintaan dalam bentuk apa pun kepada masyarakat. Jika ada pihak yang mengatasnamakan kami, itu sudah pasti penipuan,” tegas AKBP Hendrawan, Rabu (23/12).
Ia menjelaskan, para pelaku sengaja mencatut nama dan jabatan pejabat di lingkungan Polres Parigi Moutong untuk meyakinkan korban agar menuruti permintaan mereka, termasuk mentransfer sejumlah uang.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai pejabat kepolisian dan meminta uang dengan dalih apa pun.
“Apabila menerima telepon atau pesan mencurigakan yang mengatasnamakan Kapolres maupun Kasat Reskrim, segera abaikan dan lakukan konfirmasi langsung ke Polres Parigi Moutong,” ujarnya.
Selain itu, Polres Parimo meminta masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan atau menjadi korban dari modus penipuan tersebut, agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan adanya imbauan ini, masyarakat diharapkan semakin waspada dan tidak mudah tertipu oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mencatut nama institusi Polri.






