Example 970x250
DPRD  

DPRD Sulteng Perkuat UMKM Lewat Festival Rakyat Nusantara 2026 Kolaboratif

Ketua Komisi III DPRD Sulteng, Dandy Adhy Prabowo (kelima dari kiri), mewakili Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dalam Kegiatan Pembukaan Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026. /Foto: IST

Palu, LANDASAN.ID – Komitmen DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan melalui dukungannya terhadap pelaksanaan Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026. Momentum tersebut ditandai dengan kehadiran Ketua Komisi III DPRD Sulteng, Dandy Adhy Prabowo, mewakili Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada pembukaan festival yang berlangsung di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Selasa (14/07/2026).

Festival yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., itu menjadi panggung kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kodam XXIII/Palaka Wira, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelestarian budaya, serta hiburan rakyat.

Turut menghadiri pembukaan kegiatan tersebut Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri Sulaeman, Ketua Kadin Sulawesi Tengah Ir. Gufran Ahmad, ST., M.T., IPM., Bupati Sigi, Wakil Bupati Sigi, Bupati Parigi Moutong, Wakil Bupati Donggala, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, pimpinan OPD teknis, para pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Dandy Adhy Prabowo menegaskan bahwa Festival Rakyat Nusantara bukan sekadar agenda hiburan, tetapi memiliki nilai strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan sekaligus meningkatkan daya saing usaha lokal.

“DPRD Provinsi Sulawesi Tengah memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Festival Rakyat Nusantara 2026. Kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang, memperkenalkan produk unggulan daerah, serta menggerakkan roda perekonomian Sulawesi Tengah,” ujar Dandy.

Ia menambahkan, DPRD Sulteng akan terus memberikan dukungan terhadap program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Festival Rakyat Nusantara bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat UMKM, melestarikan budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menilai Festival Rakyat Nusantara menjadi wadah produktif yang mampu mengubah antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia menjadi aktivitas ekonomi yang memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal.

Menurut Anwar, festival yang diinisiasi Kadin Sulawesi Tengah bersama Kodam XXIII/Palaka Wira tersebut diharapkan mampu meningkatkan transaksi UMKM selama tujuh hari penyelenggaraan sekaligus memperluas promosi produk-produk lokal.

“Mudah-mudahan sampai final nanti semakin ramai pengunjung sehingga UMKM kita semakin hidup dan mampu menambah pendapatan masyarakat,” kata Anwar.

Ia juga menyatakan Festival Rakyat Nusantara memiliki potensi besar untuk menjadi agenda tahunan di Sulawesi Tengah karena mampu memadukan olahraga, hiburan, promosi budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan.

Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026 menghadirkan sedikitnya 120 pelaku UMKM dengan beragam kegiatan, mulai dari pameran produk unggulan, Festival Kuliner Nusantara, nonton bareng Piala Dunia, pertunjukan seni budaya, hingga berbagai perlombaan dan layanan sosial seperti donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis. Seluruh rangkaian kegiatan dibuka untuk masyarakat tanpa dipungut biaya.

Melalui penyelenggaraan festival tersebut, DPRD Provinsi Sulawesi Tengah kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor UMKM sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *