Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar Rapat Koordinasi Komisi Irigasi Provinsi dan Kabupaten sekaligus pembahasan rencana alokasi air Daerah Irigasi (DI) Sausu Atas tahun 2026. Kegiatan ini dibuka melalui sambutan Kepala Bapelitbangda Parigi Moutong yang dibacakan Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, I Nyoman Sudiara, ST.
Rapat yang digelar Jumat, 06/02/2026, di Auditorium Kantor Bupati ini dihadiri unsur perangkat daerah provinsi dan kabupaten, pengelola sumber daya air, hingga pemangku kepentingan pertanian ini bertujuan menyatukan persepsi pengelolaan irigasi guna menjamin keberlanjutan tata tanam dan ketahanan pangan.
Dalam sambutannya dijelaskan bahwa kebutuhan perencanaan alokasi air semakin mendesak akibat meningkatnya persaingan pemanfaatan air, menurunnya debit sungai tahunan, serta kebutuhan pengaturan jadwal tanam dan pemeliharaan jaringan irigasi.
Berdasarkan laporan pengamat irigasi Sausu Atas, debit rata-rata Sungai Sausu saat ini mencapai 22,4 meter kubik per detik. Sementara kebutuhan air untuk target luas tanam 5.815 hektare diperkirakan sekitar 14 meter kubik per detik. Kondisi tersebut menunjukkan surplus ketersediaan air sebesar 10,4 meter kubik per detik.
Meski demikian, pemerintah mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan iklim yang dapat memicu banjir maupun kekeringan. Oleh karena itu, forum koordinasi ini diarahkan untuk merumuskan kebijakan pengelolaan irigasi yang adaptif, terukur, dan lintas sektor.
Rapat ini juga menjadi bagian evaluasi hasil koordinasi tahun sebelumnya yang dinilai belum sepenuhnya optimal. Pemerintah berharap seluruh petugas operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi serta pengguna air dapat memperkuat sinergi agar distribusi air berjalan efektif.
Melalui forum ini diharapkan lahir dokumen perencanaan penyediaan air yang faktual, terpadu, dan mampu mendukung sistem pertanian berkelanjutan di wilayah Sausu Atas.






