Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Gerindra, Suyadi, melaksanakan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Desa Kotaraya Barat, Kecamatan Mepanga. Kegiatan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak, mulai dari sektor infrastruktur, pertanian, peternakan hingga pelayanan dasar.
Reses yang dihadiri pemerintah desa, tokoh agama, kelompok tani, dan pemuda itu berlangsung dinamis. Warga menyampaikan langsung berbagai persoalan yang masih dihadapi di desa serta harapan agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan masyarakat.
Di sektor infrastruktur, masyarakat mengusulkan peningkatan dan perbaikan jalan lingkar desa, pembangunan jalan kantong produksi, pembangunan jembatan, serta renovasi sejumlah fasilitas pelayanan publik. Infrastruktur tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendasar untuk memperlancar mobilitas warga sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Sektor pertanian dan peternakan juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Warga mengusulkan bantuan benih padi unggul, bibit kakao sambung pucuk, bibit durian, serta berbagai jenis tanaman palawija. Selain itu, kelompok tani meminta dukungan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), mesin pencacah rumput, dan mesin paras guna meningkatkan produktivitas usaha tani.
Sementara di bidang peternakan, masyarakat berharap adanya bantuan bibit sapi, kambing, dan ayam petelur sebagai upaya memperkuat ekonomi rumah tangga dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Selain pembangunan ekonomi, warga juga menyampaikan aspirasi terkait bantuan rumah ibadah, peningkatan pelayanan kesehatan, serta kemudahan pengurusan administrasi kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga. Kelompok pemuda turut mengusulkan pengadaan sarana olahraga untuk mendukung pengembangan bakat dan aktivitas positif generasi muda di desa.
Dalam kesempatan itu, Suyadi menyampaikan bahwa sejumlah program yang diusulkan masyarakat sejak 2025 telah berhasil diperjuangkan dan dijadwalkan mulai direalisasikan pada 2026. Program tersebut, kata dia, merupakan hasil aspirasi kelompok tani yang telah melalui proses pengawalan di tingkat legislatif.
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang menilai realisasi program menjadi bukti konkret tindak lanjut terhadap aspirasi yang disampaikan melalui agenda reses.
Menanggapi berbagai usulan yang kembali disampaikan warga, Suyadi menegaskan seluruh aspirasi telah dicatat dan akan diperjuangkan melalui fungsi penganggaran dan pengawasan DPRD.
“Pengalaman selama empat periode mengajarkan saya bahwa kebutuhan dasar seperti jalan produksi dan bantuan bibit merupakan kunci peningkatan kesejahteraan petani. Seluruh aspirasi masyarakat di Dapil III, khususnya warga Desa Kotaraya, Kotaraya Selatan, Kotaraya Barat, Kotaraya Timur, dan Kotaraya Tenggara, termasuk kebutuhan pelayanan administrasi dan bantuan rumah ibadah, akan saya kawal agar menjadi prioritas pembangunan daerah,” tegas Suyadi.






