Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menggelar Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah, keluarga, dan kehidupan sosial.
Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu ke-97, Dwi Rahayu Zainal, dalam laporan resminya menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini diselenggarakan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan meningkatkan apresiasi terhadap peran ibu dan perempuan, memperkuat nilai-nilai keluarga, serta mendorong kesetaraan gender.
“Peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremonial, tetapi wujud komitmen bersama dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar keluarga dan agen perubahan di masyarakat,” ujar Dwi Rahayu Zainal saat membacakan laporan panitia.
Ia menjelaskan, kegiatan dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi nasional, di antaranya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Mengusung tema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas”, peringatan Hari Ibu ke-97 di Parigi Moutong diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain lomba merangkai rempah-rempah Nusantara serta seminar dan talkshow bertema perlindungan perempuan berhadapan dengan hukum dan peran ibu dalam ketahanan ekonomi keluarga.
Peserta kegiatan melibatkan Gabungan Organisasi Wanita, Forkopimda, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Parigi Moutong. Pembiayaan kegiatan bersumber dari DPA DP3AP2KB Tahun Anggaran 2025, dukungan organisasi wanita, serta partisipasi pihak swasta.
Bupati: Perempuan Pilar Utama Pembangunan Daerah
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, S.Kom, yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan di luar daerah, menyampaikan sambutan melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik, Ir. Lewis.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Perempuan adalah pilar utama keluarga, pendidik generasi penerus, sekaligus agen perubahan dalam pembangunan daerah,” kata Bupati.
Menurutnya, tema Peringatan Hari Ibu ke-97 mengandung makna mendalam tentang kehadiran perempuan yang aktif, peduli, dan berdaya di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial hingga politik.
“Di Parigi Moutong, peran perempuan sangat nyata. Banyak perempuan menjadi penggerak UMKM, pelopor ketahanan keluarga, pendidik generasi muda, serta mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, lanjut Bupati, terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup perempuan melalui berbagai program pemberdayaan dan perlindungan, serta kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak.
Ketua GOW Soroti Peran Perempuan dan Isu KDRT
Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga Erwin, SKM, M.Kes, dalam sambutannya menekankan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat luas, mulai dari pengelola rumah tangga hingga pengambil keputusan ekonomi keluarga.
“Perempuan adalah sosok multitasking. Dalam keseharian, perempuan mampu menjalankan banyak peran sekaligus dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan bahwa partisipasi angkatan kerja perempuan di Parigi Moutong menunjukkan tren positif, dengan tingkat partisipasi mencapai sekitar 58–59 persen, meskipun masih di bawah partisipasi laki-laki.
Hestiwati juga menyoroti pentingnya keterwakilan perempuan dalam politik. Menurutnya, saat ini peran perempuan tidak lagi bersifat pelengkap, melainkan menjadi syarat penting dalam proses demokrasi, termasuk pencalonan legislatif.
Selain itu, ia menyinggung meningkatnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Parigi Moutong. Ia menekankan pentingnya pendekatan kesehatan dan psikologis dalam menangani kasus KDRT, termasuk skrining kejiwaan bagi pelaku.
“Penanganan KDRT tidak hanya soal hukum, tetapi juga kesehatan dan psikologis. Peran tenaga kesehatan sangat penting,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah mengalokasikan anggaran di luar skema JKN untuk membiayai kasus-kasus KDRT yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan, sehingga korban tetap mendapatkan layanan medis yang layak.
Momentum Refleksi dan Penguatan Peran Ibu
Peringatan Hari Ibu ke-97 ini juga menjadi momentum refleksi tentang pentingnya peran ibu dalam keluarga. Dalam suasana penuh kehangatan, disampaikan pesan agar masyarakat terus menjaga hubungan emosional antara orang tua dan anak, serta menghargai peran ibu sebagai sumber doa dan kekuatan keluarga.
Melalui peringatan ini, Gabungan Organisasi Wanita menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap Peringatan Hari Ibu ke-97 dapat menjadi sumber inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah dan semangat Indonesia Emas 2045.
Peringatan Hari Ibu ke-97 di Kab. Parigi Moutong Tekankan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dari KDRT












