Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Persoalan ancaman banjir menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga Dusun 4, Desa Gio, Kecamatan Moutong, saat reses Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Selpina Basrin, pada Masa Persidangan Tahun 2026, Jumat (24/4/2026). Masyarakat mendesak pemerintah segera membangun tanggul pengaman dan drainase guna melindungi kawasan permukiman yang kerap terdampak luapan air saat musim hujan.
Dalam dialog bersama warga, Selpina menerima berbagai keluhan terkait kondisi lingkungan yang dinilai semakin rentan terhadap bencana. Warga mengungkapkan bahwa curah hujan dengan intensitas ringan sekalipun sering memicu genangan dan ancaman banjir yang mengganggu aktivitas serta keselamatan masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Selpina menegaskan bahwa pembangunan tanggul dan drainase menjadi kebutuhan mendesak yang harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah.
“Pembangunan tanggul dan drainase ini sangat mendesak. Warga tidak boleh terus-menerus hidup dalam rasa khawatir setiap kali hujan turun. Aspirasi ini menjadi prioritas yang akan saya perjuangkan dan kawal dalam pembahasan program pembangunan daerah,” tegasnya.
Selain persoalan infrastruktur pengendalian banjir, warga juga menyampaikan sejumlah kebutuhan di bidang sosial dan keagamaan. Masyarakat mengusulkan pengadaan fasilitas rukun kematian berupa keranda jenazah serta perlengkapan penggalian kubur seperti cangkul dan sekop.
Warga turut mengharapkan bantuan sarana pendukung kegiatan kemasyarakatan, antara lain tenda besi, terpal, kursi, sound system, dan perlengkapan penyajian hidangan untuk menunjang pelaksanaan hajatan maupun kegiatan sosial lainnya.
Di sektor keagamaan, masyarakat mengusulkan bantuan Al-Qur’an dan buku Iqra sebagai upaya memperkuat pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda di desa tersebut.
Sementara itu, aspirasi di bidang pemberdayaan ekonomi difokuskan pada pengadaan peralatan keterampilan pembuatan kue bagi kelompok perempuan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha rumahan dan menambah pendapatan keluarga.
Kalangan pemuda juga menyampaikan kebutuhan sarana olahraga berupa kostum tim sepak bola, bola kaki, perlengkapan bola voli, serta net. Menurut warga, fasilitas tersebut penting untuk mendukung pembinaan olahraga sekaligus mengarahkan aktivitas generasi muda ke kegiatan yang positif dan produktif.
Selpina memastikan seluruh aspirasi masyarakat telah didokumentasikan dan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.
“Semua usulan yang disampaikan masyarakat akan kami kawal dan perjuangkan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. Tugas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi dalam kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” pungkasnya.






