Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Kerusakan infrastruktur jalan menjadi keluhan utama masyarakat dalam agenda Reses Masa Persidangan Tahun 2026 yang dilaksanakan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Parigi Moutong, H. Mastullah, di Desa Anutapura, Kecamatan Bolano Lambunu, Minggu (26/4/2026).
Reses yang berlangsung di balai desa tersebut dihadiri Kepala Desa Anutapura, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta sejumlah mantan kepala desa. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai aspirasi yang didominasi kebutuhan perbaikan jalan, bantuan untuk rumah ibadah, dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi ibu rumah tangga.
Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap sektor perkebunan yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang perekonomian warga.
Mantan Kepala Desa Anutapura dua periode, Isnaini, menilai kebijakan pembangunan sektor pertanian perlu diimbangi dengan dukungan terhadap pembukaan lahan perkebunan bagi masyarakat.
“Pemerintah harus bisa mengusahakan pembukaan kebun untuk masyarakat, jangan hanya terpaku pada sawah baru. Perkebunan adalah potensi besar yang juga menopang hidup warga di sini,” ujar Isnaini.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Mastullah menegaskan seluruh usulan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan di DPRD untuk diperjuangkan melalui program pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Sebagai bentuk tindak lanjut, Ketua Komisi III DPRD Parigi Moutong itu tidak hanya menerima laporan secara lisan dalam forum reses, tetapi juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang dikeluhkan masyarakat guna memastikan kondisi riil di lapangan.
“Sebagai Ketua Komisi III, saya memiliki tanggung jawab untuk memastikan kondisi infrastruktur di daerah ini mendapat perhatian. Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, mulai dari jalan rusak, kebutuhan fasilitas ibadah hingga usulan pembukaan lahan perkebunan, telah kami catat dan akan menjadi prioritas dalam pembahasan bersama dinas terkait,” kata Mastullah.
Ia menambahkan, hasil reses akan dirangkum dan dibawa dalam pembahasan di tingkat DPRD sebagai dasar mendorong percepatan penanganan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Bolano Lambunu.
Masyarakat berharap aspirasi yang disampaikan dalam reses tersebut dapat segera ditindaklanjuti, terutama terkait perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.






