Palu, LANDASAN.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama DPRD Sulawesi Tengah memperkuat sinergi dalam menyusun arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Kegiatan yang digelar di Grand Syah Hotel Palu, Senin (27/04/2026), dihadiri Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, serta Ketua DPRD Sulteng Mohammad Arus Abdul Karim.
Turut hadir anggota DPR RI Muhidin Mohammad Said dan Sarifuddin Sudding, anggota DPD RI Febryanthy Hongkiriwang dan Andhika Mayrizal Amir, serta para bupati dan wali kota se-Sulteng, unsur Forkopimda, dan kepala OPD.
Sejumlah kementerian juga mengikuti forum ini secara daring, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Kesehatan.
Ketua DPRD Sulteng, Mohammad Arus Abdul Karim, menegaskan Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah.
“Forum ini memastikan perencanaan tahun 2027 berbasis kebutuhan riil masyarakat serta selaras dengan RPJMD 2025–2029,” ujarnya.
Ia menekankan, DPRD menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang diserap melalui kunjungan daerah pemilihan dan reses, kemudian dirumuskan dalam pokok-pokok pikiran DPRD.
Dalam forum tersebut, DPRD Sulteng menyoroti sejumlah program prioritas, antara lain program pendidikan “Berani Cerdas” melalui pemberian beasiswa S1 hingga S3, serta program “Berani Sehat” yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat dan perlu diperluas jangkauannya.
Selain itu, DPRD juga mendorong optimalisasi pendapatan daerah berbasis potensi riil serta pengelolaan belanja yang berorientasi kinerja melalui pendekatan money follow program dan program follow result.
DPRD Sulteng juga menginisiasi pembentukan forum DPRD daerah penghasil nikel dari lima provinsi, yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua Barat Daya. Forum ini ditujukan untuk memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) yang lebih berkeadilan dari pemerintah pusat.
Mengakhiri sambutannya, Ketua DPRD mengajak seluruh pemangku kepentingan menyamakan persepsi guna menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
Pembukaan Musrenbang RKPD 2027 ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPRD Sulteng atas permintaan Gubernur Anwar Hafid.







