KADIN Parigi Moutong Konsolidasikan Dukungan untuk Gufron Ahmad, Dorong Hilirisasi dan Investasi Daerah

Parigi Moutong, LANDASAN.ID – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Parigi Moutong menyerukan konsolidasi besar-besaran di tubuh KADIN Sulawesi Tengah dengan menyatakan dukungan penuh kepada Gufron Ahmad sebagai Ketua KADIN Provinsi Sulawesi Tengah.

Seruan tersebut tidak hanya menjadi sikap organisasi di tingkat kabupaten, tetapi juga ajakan terbuka kepada seluruh Ketua dan pengurus KADIN kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah untuk bersatu dalam satu barisan kepemimpinan yang solid dan progresif.

Ketua KADIN Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebagai titik kebangkitan KADIN agar lebih berperan nyata dalam mendukung pelaku usaha di daerah.

“Kepada seluruh Ketua KADIN kabupaten/kota beserta pengurusnya, mari kita bersatu dalam barisan Bapak Gufron Ahmad. Ini adalah momentum penting untuk membangun KADIN menjadi organisasi yang benar-benar kuat dan bermanfaat,” tegas Faradiba.

Menurutnya, persatuan dan kesolidan merupakan kunci agar KADIN tidak sekadar menjadi simbol, tetapi tampil sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Lebih jauh, Faradiba mengungkapkan visi strategis ke depan, yakni mendorong kerja sama investasi lintas daerah dengan menghadirkan investor yang mampu mengelola potensi lokal secara optimal, khususnya di sektor sumber daya alam.

“Ke depan, kami bersama Bapak Gufron Ahmad akan membuka ruang investasi yang melibatkan KADIN kabupaten/kota. Kita harus masuk ke tahap hilirisasi agar memiliki nilai tambah yang lebih besar,” ujarnya.

Pos terkait:  Korban Tewas Agresi Israel di Gaza Tembus 15.899 Orang

Ia menegaskan, sudah saatnya daerah tidak hanya menjadi objek, tetapi tampil sebagai pelaku utama dalam pengelolaan sumber daya.

“Kita harus menjadi pemain, bukan sekadar penonton di daerah sendiri,” katanya.

Sebagai contoh konkret, Faradiba menyebut keberhasilan Parigi Moutong dalam mengembangkan komoditas durian hingga menembus pasar internasional, khususnya Tiongkok.

“Ini bukti bahwa potensi daerah, jika dikelola secara serius dan terarah, mampu menjadi kekuatan ekonomi yang besar,” jelasnya.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh KADIN kabupaten/kota di Sulawesi Tengah untuk mengoptimalkan potensi unggulan masing-masing.

“Setiap daerah memiliki kekuatan. Tugas kita adalah memastikan potensi itu dikelola dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Faradiba menegaskan bahwa dukungan kepada Gufron Ahmad bukan sekadar sikap organisasi, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat masa depan ekonomi Sulawesi Tengah.

“Ini bukan hanya soal dukungan, tetapi tentang masa depan. Saatnya kita bersatu, bergerak, dan mengambil peran sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi daerah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *